8 Formulasi Untuk Fotografi Model Agar Lebih Menarik

Ada beberapa Komposisi yang tepat sangat diperlukan untuk menghasilkan foto yang berkualitas. Saat ini, dunia digital telah berkembang dengan sangat pesat. Keindahan dari suatu foto sangat diperlukan untuk memberikan nilai estetika yang lebih baik. Banyak orang yang berpikir bahwa memotret model hanya dengan satu teknik saja. Padahal, tersedia banyak teknik fotografi model outdoor yang dapat anda gunakan untuk menciptkan hal yang lebih baru. Berikut kami bahas lebih lengkap mengenai formulasi fotografi model wajib untuk anda ketahui.

Pemahaman mengenai teknik fotografi yang benar harus tetap dipahami. Terlebih, ketika anda memotret model harus dilakukan dengan komposisi yang baik. Ketrampilan anda perlu terus diasah agar lebih paham penempatannya. Hal ini dikarenakan semua sesi bisa saja memiliki teknik fotografi model indoor yang berbeda beda dalam pengambilan fotonya. Memotret model dengan komposisi yang tepat akan memberikan nilai tambah yang baik. Tertarik untuk mengetahui lebih jelasnya? Berikut akan kami ulas mengenai fotografi model perlu anda ketahui.

Komposisi Fotografi Model Terbaru

Terdapat beberapa hal yang perlu anda pahami untuk formulasi fotografi yang berkualitas. Berikut komposisi fotografi model lebih lengkapnya.

 

1.Kreatif

Fotografi model

Bagian terpenting dalam melaukan fotografi yang lebih baik yaitu tetap kreatif. Kreatif sangat diperlukan untuk semua hal yang berkaitan dengan fotografi. Fotografi memang membutuhkan pemikiran dan nalar yang diluar batas. Tidak jarang, banyak fotografer yang tiak menduga hasilnya akan menjadi lebih bagus. Terlebih, pemotretan dengan menggunakan model tentu harus lebih detail. Semua yang digunakan mulai dari subject maupun akseseris harus diperhatikan dengan penuh.

Setiap aspek memiliki point penting yang akan dicerminkan. Untuk pemotretan di dalam ruangan sendiri sebaiknya menggunakan mode yang sesuai pada temanya. Pemotretan untuk head shots lebih di arakan kepada bagian kepala model. Selalu kreatif dalam memilih posisi yang tepat untuk hasil dan nilai estetika yang lebih baik.

 

2.Cobalah Untuk Mengedit Warna

fotografi model

Pada dasarnya foto yang tidak diedit akan terkesan hambar. makanya cobalah untuk sedikit membumbui foto model dengan editan warna agar terlihat lebih hidup. Tapi jangan terlalu berlebihan. Cobalah untuk mengedit sedikit mungkin agar foto tidak terlihat berlebihan

3. Menggunakan Komposisi Fotografi (segitiga exposure)

fotografi model

Semua fotografer harus memiliki nilai yang lebih dari lainnya. Untuk itu, anda dapat menggunakan komposisi fotografi agar hasilnya lebih baik. Fotografer tentunya menjadi lebih mudah dalam mengambil foto modelnya. Fotografi model dengan menggunakan teknik ini dirasa lebih tepat dan mudah untuk digunakan. Yang terpenting yaitu tidak menyediakan ruang kosong yang terlalu banyak.

Selanjutnya, anda dapat memotret secara horizontal membentuk segitiga. Perhatikan betul detail dari model anda, apakah terdapat hal yang menggangu. Ambil beberapa sesi foto yang mudah dan sesuai pada penempatannya. Perhatikan pula bahwa model memiliki tatapan yang sesuai dan terarah.

 

4.Perpaduan latar belakang

fotografi model

Latar belakang sangat menentukan hasil dari foto anda. Seorang fotografer yang amatirna tidak akan memperhatikan background yang digunakan. Sebaliknya, bagi mereka yang sudah profesional tentunya akan memperhatikan hal sekecil apapun termasuk latar belakang. Pemotretan model harus diberikan background yang sesuai. Harmonisasi yang diberikan akan tercipta jika memang latar belakangnya sesuai dengan modelnya.

Setiap elemen kecil perlu anda perhatikan mulai dari baju yang digunakan dengan warna backgroundnya. Teknik fotografi model yang dihasilkan harus sesuai pada kebutuhannya. Fotografer juga harus memberikan foto yang berkualitas.

 

5.Bokeh unik

fotografi model

Bokeh merupakan salah satu teknk dalam fotografi model yang lebih baik. Dengan menggunakan teknik ini, model akan menjadi lebih disorot. Namun, pemilihan model harus sesuai pada kebutuhannya. Fotografer juga perlu jelih dalam memilih background yang sesuai dijadikan bokeh. Sebagai contoh, memberikan bokeh pada ruangan yang gelap tentunya tidak tepat. Lebih tepat jika memberikannya di ruangan indoor seperti alun alun maupun cafe.

Di cafe, terdapat banyak lampu yang akan menambah kesan cantik serta stylish dari hasil fotonya. Angle foto yang rendah juga lebih bagus untuk digunakan. Bokeh yang dihasilkan uga tidak terlalu datar serta memiliki kualitas yang jauh lebih bagus. Terutama foto menjdi lebih halus.

 

6.Penggunaan White balance

fotografi model

Fotografer yang sudah profesional tentunya mengetahui banyak ilmu mengenai dunia fotografi. Termasuk dengan menggunakan white balance yang sesuai untuk foto model. Perpaduan anatara cahaya dengan ruangan sangat diperlukan untuk foto yang sesuai. Pada beberapa tempat seperti cafe memang memiliki lampu yang kuning. Untuk itu, anda dapat mengubah pengaturan kamera mejadi temperatur berawan.

Hasilnya, cahaya kuning tersebut akan menjadi lebih dinggin dan sangat cantik. Model juga perlu menyesuaikan dengan keadaannya. Menonjolkan sisi seni merupakan nilai tambah dalam menghasilkan foto model. Pastikan pula untuk mengambilnya dalam beberapa sesi jika diperlukan.

 

7.Menyisahkan ruang objek

fotografi model

Pengambilan foto model dapat menggunakan banyak teknik. Salah satunya yaitu dengan menyisahkan beberapa ruang terbuka di depan objek. Hal ini berguna untuk memberikan kesan nyata secara tidak langsung. Ketepatan dalam ruang menjadi modal utama hasil foto yang lebih berkualitas. Keseimbangan dari foto juga lebih tercipta dari dalam foto ini.

Foto tersebut akan menjadi lebih baik jika model dapat berpindah secara perlahan. Perpindahan inilah yang menjadikan keunikan dan keaslian foto tersebut. Terlebih, bagian depan yang menyisahkan ruang juga sesuai pada kebutuhan. Foto akan menjadi lebih unik dan begtu cantik.

 

8. Perhatikan posisi mata model

fotografi model

Perlu diketahui bahwa model memiliki insting tersendiri untuk menciptakan gaya dan foto yang dinginkan. Sebagai fotografer yang sudah berpengalaman, seharusnya anda paham akan hal yang satu ini. Dimana, seorang fotografer selalu memberikan posisi mata yang berbeda beda. Tugas seorang fotografer yaitu mengarahkan kamera yang sesuai dan tepat pada sasarannya.

Dalam melakukan foto ini, lebih baik menggunakan mode potrait untuk hasil yang lebih maksimal. Kebanyakan orang juga melihathasilnya mengarah kepada mata dari model. Fotografi model jenis ini lebih banyak menarik perhatian dan begitu memikat. Dijamin, hasilnya tidak akan mengecewakan.

 

Berbagai macam teknik untuk fotografi model dapat anda gunakan. Sebagai fotografer, sebaiknya lebih kreatif untuk mengembangkan teknik yang sudah ada. Terlebih dalam memotret model yang memiliki banyak karakter. Selamat mencoba

Tinggalkan Balasan